Cerpen Tengah ada harapan

Cerpen Tengah ada harapan

Tengah ada harapan
            Senyap, kala sang wanita separuh baya itu terus bergulat demi nyawa buah hatinya, bibir nya tak lejar melafalkan ayat – ayat Sang Maha Pemberi Hidup hingga sang bocahpun dengan sempurna terlahir. Derai tangis dan syukur tak henti – henti nya terluapkan , dengan karsa orangtua nya untuk mendidik semua buah hati nya menjadi orang yang berfaedah kelak. Tak lepas dengan adat desa adanya taridisi menengok tetangga yang baru melahirkan , berbondong – bondong penduduk membanjiri gubuk sederhana nya sekedar memberi bingkisan dan wejangan. Sayyidatin Maziyyah anak kedua dari seorang ayah penjual aneka susu dan seorang ibu rumah tangga yang diselingi mengajar ngaji anak – anak desa. Zizi akrabnya ia disapa oleh masyarakat dan teman-temannya, ia adalah anak periang , hobi menulis dan aktif di organisasi sosial desa maupun sekolah .
            Zizi kini telah tumbuh bukannya lagi remaja labil, ia fokuskan pelajaran di sekolah tak pernah malas belajar tak henti bertanya materi kepada gurunya sehingga ia dikenal sebagai salah satu murid yang aktif di kelas, satu bulan sebelum ujian ia terus mencari informasi Perguruan Tinggi Negri . ketika mantap dihati nya ia bertanya pada sang ibu.
‘’ Selamat pagi ibu, biar aku yang memotong sayur nya ia ‘’ sapa Zizi (sambil menepuk tangan ibunya dan berlalu mengambil pisau )
‘’ Pagi putriku, sayurnya sudah ibu potong nak, kamu cuci saja sayur nya  iah. Kemudian siapkan makanannya ke meja makan'' balas ibunya (sapa ibunya penuh hangat)
‘’siap bu’’ katanya (sambil menaruh pisau )
‘’ ayah ,kak fiaz ayo sarapan ‘’ panggilnya (sambil menaruh piring)
Semua telah berkumpul di meja makan.
‘’Zizi sebulan lagi kamu ujian, bagaimana dengan kesiapanmu nak ? ‘’ tanya ayah nya
‘’ia ayah, Zizi sedang berusaha sin sya Allah siap. Doakan ia ayah ,ibu , kak faiz ‘’ pintanya (sambil tersenyum dan melahap sarapannya)
‘’pasti dong de, emang kamu udah mantep kuliah di PTN mana? ‘’ tanya kakaknya
‘’aku baru survei peternakan IPB ka , kalo menurut ayah dan ibu bagaimana? ‘’ tanyanya
‘’wah putriku ternyata hendak meneruskan usaha  ayahnya ia ‘’ balas ayahnya (dengan tawaan geli)
‘’ibu dukung aja nak selagi kamu melangkah pada tujuan yang baik ‘’ ujar ibunya penuh kehalusan
            Kemantapan Zizi untuk melanjutkan pendidikannya di IPBhinggaujian nasional telah ia lalui dengan baik , Zizi memperoleh rata-rata nilai ujian nasional 8,9 dan nilai rapor nya 8,7. Dua minggu kemudian Zizi menerima sms dari guru BK nya untuk segera membuka pengumuman SNMPTN ,dengan penuh rasa kecewa ia harus menerima bahwa ia gagal lolos. Pikir nya baru babak awal, ia mencoba daftar jalur SBMPTN ,ia pun tak lepas bimbel di salah satu dekat kotanya dan tak henti berlatih soal . Meski hanya tinggal 25 hari ia tetap optimis karna ia yakin usaha tak akan membohongi . Tibalah pengumuman SBMPTN , dengan doa yang selama ini telah ia panjatkan hatinya telah siap jika akan gagal lagi sampai ia melihat pengumuman dan tertera bahwa ia idak lolos seleksi . Tercabik-cabik perasaan nya pasti, namun ia berfikir yang gagal tak hanya dirinya karna kesuksesan pasti berawal dari sebuah kekecewaan sebab kegagalan. Zizi terus berlatih soal untuk test jalur mandiri , sang kaka yang membantu memberi informasi pada nya dan sang ayah serta ibu yang tak henti pula membantu dengan doa dan dorongan motivasi yang membuat Zizi menjadi kuat dan percaya diri. Sampai waktu pengumuman ia telah kuatkan hati hingga ia melihat namanya terblok merah yang menandai bahwa ia gagal seleksi.
‘’ayah ibu maafin Zizi belum bisa memberikan yang terbaik hingga saat ini’’ (dengan nada lirih)
‘’Zi ayah tak pernah kecewa nak karna kesempatan selalu datang pada jiwa-jiwa yang berhati sungguh-sungguh’’ ,semangat ayah nya
‘’ia nak , orang mau sukses itu ia kudu perih dulu malah pahit nya itu lama sekali tapi hasil nya nak akan semerbak bagi siapapun’’ (sambil membelai kerudung Zizi , dan memeluknya)
            Sebulan berlalu, Zizi memutuskan untuk tetap tinggal dirumah membantu ayah nya usaha susu hewani dan nabati . Ia belajar dari sang ayah memeras susu sapi dan kambing di kandang ternak milik tetangganya .dan membantu membuat susu kedelai serta susu jahe di rumah bude nya.Ia pun membantu menjual nya ke pengepul susu dan sebagaiannya di pasok ke warung-warung. Produk susu milik keluarga nya terkenal susu segar yang banyak diidolakan penduduk desa dari anak-anak hingga para lanjut usia. Zizi megamati cara memfermentasikan susu hewani dan nabati hingga peyajian yang benar. Hari-harinya dipenuhi ilmu-ilmu baru yang ia harap bermanfaat kelak.
‘’Zi apa kamu yakin dengan keputusanmu, tanpa mau mencoba yang lain ‘’ tanya ayahnya (sambil menaruh wadah susu)
‘’in sya Allah yakin ayah, karna dengan begini aku akan mendapatkan ilmu yang mungkin belum didapat mahasiswa baru peternakan di IPB ‘’ balasnya (sambil tersenyum)
            Semangat nya tak beda ketika ia terus belajar dan berlatih kala itu , harinya ia lewati penuh ikhlas , karna suatu perjuangan dengan keistiqomahan adalah gerbang segala kesuksesan biar Allah yang menempatkan pada yang di ridloi-Nya. Ketika itu sang budhe hendak menjenguk cucunya diluar kota ,Zizi pun diamanahi untuk membuat susu kedelai ,ilmunya yang masih belum seberapun ia coba usahakan membuatnya sesuai prosedur dari sang budhe,ketika pada tahap terakhir sesaat setelah mendidih seharusnya api dikecilkan dulu agar lebih steril dari bakteri dan mikroba  namun Zizi kira langsung dimatikan karena sudah cukup, hal ini tak disadarinya akibatnya akan mengurangi kualitas dan ketahanan pada susukedelai nanti. Hingga, seperti biasa di jajakan ke warung-warung dan pengepul susu, sehari setelah itu ada beberapa anak langganan nya yang mengalami diare,muntah-muntah, dan kram perut. Hal ini tak seperti biasanya, selain itu juga ada keluhan dari seorang pengepul bahwa begitu banyak susu kedelai yang tak bisa di distribusikan karna rusak dan basi. Zizi pun kebingunan ia segera hubungi budhe nya, sang budhe pun tak tau letak kekeliruannya sebab hanya Zizi yang mengetahui pembuatannya.
‘’mba Zi bagaimana ini kenapa bisa anak kami keracunan susu kedelai ‘’ cetus salah seorang ibu
‘’saya mohon maaf sekali, karna saya baru belajar membuatnya ini pasti ada kesalahan dalam pengolahannya ‘’ ujar nya penuh cemas
‘’kalau begini siapayang mau bertanggungjawab , saya rugi jutaan ini’’ mara si pengepul susu
‘’pantas saja daftar sekolah tak lolos-lolos , diberi pekerjaan begini saja tak becus’’ ceplos seorang ibu (sambil menunjuk-nunjuk Zizi)
‘’sekali lagi saya mohon maaf, saya memang belum bisa bertanggungjawab tapi saya mohon jangan libatkan kesalahan saya ini dengan ketidaklolosan saya kala itu’’ jawabnya (penuh kesedihan dan sambil menangis)
            Zizi tak lagi membantu budhe nya karna para pelanggan sungkan membeli jika Zizi membantu membuat susu kedelai. Meski berat karna kejadian kala itu tapi tak menyurutkan semangatnya untuk terus belajar , pikirnya inilah cara Tuhan agar dirinya lebih fokus pada satu pekerjaan sehingga dapat totalitas.
‘’de, sebentar lagi ajaran baru apa kamu masih minat buat daftar kuliah lagi’’ tanya kakanya
‘’tentu, gak terasa hampir satu tahun ini aku menghabiskan waktu ku but bermain dan belajar langsung pada alam, biar selama itupun seabrek masalah ada kak’’ jawabnya (sambil tersenyum)
‘’ceileh adek ku yang bau sapi , ha .. ha .. ha makin menggebu aja tuuh . de kamu harus tunjukin bahwa kamu bisa. Sederhanakan ? ‘’ ledek kakanya (sambil melebarkan pandangannya)
‘’oke kak, semangat dan motivasi ku adalah ayah , ibu , dan ..... mario teguh e e eh ... kakaku yang gantengnya sekandang sapi ha .. ha .. ha ‘’ balasnya (sambil menepuk pundak kakanya
            Tiba saat nya ia kembali bertarung dengan sejubel soal-soal SBMPTN , entah masih banyak yang persis dengan tahun lalu atau tidak ia tak ambil aman ia tetap berlatih soal dan bertanya pada kaka tingkat yang sukses lolos SBMPTN. Masih sama seperti satu tahun silam minat nya peternakan, seperti permen nano-nano menurut kebanyakan orang untuk menunggu pengumuman nya. Kini harapannya satu ‘bermanfaat’ jika lolos berarti pilihanya di Ridloi dan membawa kebaikan namun jika sebalik nya inilah cara Tuhan mengenalkan dirinya akan hal yang bermanfaat lainnya.  Zizi tak kuasa melihat pengumumannya hingga ia meminta kakanya untuk membukakan dan sang ibu yang membacakan.
‘’Zizi ibu selalu yakin jika tertanam niat yang mulia maka tak lama semaiannya pun akan berbuah kebaikan, selamat nak Allah meridloi pilihanmu ‘’ujar ibunya (sambil mencium kening Zizi )
‘’maksud ibu ‘’ spontan nya
‘’kamu lolos nak, selamat putriku’’ ucap ibunya
‘’selamat de kamu keterima , kamu bisa ‘’ pujian kakanya
            Satu semester berlalu , Zizi aktif diorganisasi sosial dan pertumbuhan peternakan dikampus nya. Ia terpilih menjadi wakil ketua organisasi sosial dan menjadi kepala devisi pertahanan kualitas hasil peternakan. Berkat kesungguhannya dalam berorganisasi sudah banyak ilmu yang ia dapatkan, yang telah dirinya tekadkan untuk mengaplikasikannya didesa nanti, untuk meningkatkan usaha peternakan milik para tetangganya dan terutama untuk meningkatkan kualitas produk susu hewaniusaha yang dimiliki ayahnya. Berbekal ilmu yang telah ia pelajari sebelumnya didesa tentang peternakan dan hasilnya, maka dikelas Zizipun dikenal mahasiswi yang luas ilmu dan kaya akan pengalaman, tak jarang teman sekelas memintanya untuk menjelaskan beberapa mata kuliah yang belum tuntas dipahami. Zizi terpikir pesan ibunya bahwa jika tertanam niat yang mulia tak mungkin sekitarnya tak merasakan kebaikan , dan ia rasakan kini bisa memberi manfaat meski ia rasa ilmu nya saat ini tak sebanding dengan para tokoh pejuang seperti Ki Hajar Dewantoro, Ibu Kartini, K.H Hasyim Asy’ari , John Locke, Al – Ghozali ,John Dewey , dan masih banyak lagi para pejuang sesuai bidang nya yang lain , terlebih lagi disamakan dengan Dirjen Peternakan Prof. Dr. Ir. Muladno ,MSA dirinya ini hanya seperberapanya .
‘’Zi ada lomba karya tulis ilmiah nih khusus fakultas peternakan,minat gak lu ?’’
‘’wah bagus tu buat asah kemampuan kita, boleh juga cha? ‘’ jawabnya (sambil melihat info nya di hp acha)
‘’oke, besok kita bareng ia ke lab nya kata nya si ada TM gitu dari kating, biar lebih profesional ‘’ ucap acha
‘’siap deh’’ jawabnya tegas (sambil mengembalikan hp acha)
Zizi mencari informasi tentang karya tulis ilmiah di perpustakaan dan bertanya pada kating nya, terkumpul beberapa informasi serta tips-tips sukses menulis karya ilmiah, ia juga membaca beberapa contoh kaya ilmiah seliput tentang dunia peternakan. Lomba pun dilaksanakan , setelah Zizi menganalsis hingga ia terpilih masuk tahap selanjut nya, dengan judul karya ilmiah nya ‘Alternatif Pencegahan Penyakit Mastitis Pada Sapi Perah dengan Menggunakan Sarung Putting sebagai Pencegah masuknya Mikroba Penyebab Mastitis’ judul ini diambil ketika sang ayah tengah memberitahukaan tentang penyakit yang menyerag sapi perah. Selang dua minggu ia melihat pengumuman , dan hasilnya ia tak tercantum.
            Zizi mulai mencari-cari perlombaan karya tulis ilmiah dari beberapa informasi di tabloid, internet , group dan diorganisasi nya. Ia mengikuti pelatihan karya tulis ilmiah untuk umum, kemudian mengikuti pelatihan karya tulis ilmiah khusus mahasiswa peternakan . Ia mendapatkan banyak referensi untuk menulis nanti. Ia mengikuti lomba karya tulis ilmiah disalah satu Universitas di Yogjakarta, tapi ia belum lagi lolos. Kemudian ia mendapat info tentang lomba karya tulis di Jakarta iapun mengikutinya ,dengan judul ‘Konsep Peternakan Ramah Lingkungan Berbasis Tekhnologi Bangunan Pengelola Limbah Ternak Otomatis sebagai Upaya Peningkatan Kualitas Peternak’ , dan lagi-lagi ia gagal. Zizipun mulai menganalisis berbagai persoalan dalam dunia peternakan untuk diangkat menjadi judul karya tulis ilmiah, ia menemukan satu persoalan yang akan ia angkat untuk perlombaan di Surabaya dengan judul ‘Meningkatkan Populasi Sapi PO (peranakan ongole) melalui Teknik Deposisi semen untuk memenuhi swasembada daging 2016’ , kali ini ia yakin karya nya akan goal tapi setelah ia menerima informasi bahwa karya nya tak terseleksi. Zizipun purus asa setelah ia mencoba lebih dari puluhan kali belum ada satupun yang terlirik , ia mulai tak bersemangat ia tetap fokuskan untuk perkuliahan dan organisasinya .
‘’assalamu’alaikum , apa kabar kamu sehat nak?’’ sapa ibunya melalui telpon genggam
‘’wa’alaikumussalam ibu, ia Zizi baik alhamdulillah sehat bu, ayah ibu sehat ?’’ balasnya dengan gembira
‘’syukur nak, ayah ibu sehat semua zi, bagaimana kuliahmu katanya kamu ikut lomba tulis  karya ilmiah terus iah, berhasil belum nak?
‘’syukur sehat semua bu, kak Faiz sering hubingin ibu ? , kuliaku lancar bu tapi karya ilmiah ku belum ada yang berhasil satupun’’
‘’kakamu yang beritahu ibu zi, ia gak papa kaya belum pernah gagal saya kamu nak. apapun harus tekun istiqomah jangan ketinggalan do’a nya’’ pesan sang ibu
‘’ia bu, aku coba bangun semangat baru lagi’’ ujarnya
‘’anak ibu mana boleh menyerah zi, buat judul yang bisa diaplikasikan di desa ia nak’’ pinta ibunya
‘’in sya Allah ibu’’ balasnya
            Suatu ketika Dosen nya menemui Zizi untuk memintanya mengikuti ajang perlombaan karya tulis ilmiah tingkat nasional yang nanti jika lulus akan lanjut tingkat internasional, dan dalam perlobaan ini ada dua kesempatan bagi peserta yang judul nya untuk langsung diaplikasikan dan akan diberikan dana jika karya tulis ilmiahnya lolos seleksi,  sebernanya Zizi tak lagi minat tapi pikirnya berusaha dulu takan salah. Ia pun mulai berlatih menulis dan menganalisis lagi , ia pun mengajukan dengan judul ‘Potensi Fermentasi Phanerochaete chrysosporium terhadap Daun Pelepah Kelapa Sawit sebagai Pakan Sapi Ramah Lingkungan’ ,
‘’Zizi jika kamu ingin karya mu diterima kamu harus yakin dulu’’ jelas dosennya
‘’baik pak’’ tanggapnya
‘’kalau begitu, sebentar lagi kita cek hasil pengumuman nya ‘’
‘’maaf pak, bapak saja yang buka kalu saya tidak lolos bapak bisa memberi saya analisis lainyya ,karna masih ada satu kesempatan lagi’’ pintanya
ternyata benar zizi tak lolos, ia pun langsung diberikan arahan oleh sang dosen
‘’buatlah judul sederhana yang bisa diaplikasikan secara baik ditempat yang kamu harapkan’’saran dosennya
‘’siap pak ‘’ tanggapnya
kuncinya adalah sederhana , ia menganalisis apa yang bisa di aplikasikan didesa nya tanpa mempersulit penduduk desa dan dapat diterima oleh masyarakat sehingga tak ada dugaan yang buruk seperti kejadian kala itu ia kurang teliti membuat susu kedelai sehingga membuat para pelanggan kecewa. ia pun menemukan topik yang diangapnya mudah untuk diaplikasikan .
‘’ini judul yang telah saya analisis langsung didesa saya kala itu pak’’ (sambil memberikan kertas yang berisi judul karya tulis ilmiah nya
‘’Deteksi Praktis dengan Konsep 3 D (dilihat, dicium dsn diraba) Berbasis Good Halal Practices untuk Keamanan (Safety) dan Kelayakan (Suitability) Pangan Hewani Menuju Indonesia Cerdas , cukup menarik zi’’ respon sang dosen
‘’terimkasih pak’’
‘’pengumuman nya sekitar seminggu lagi , sebaiknya kamu analisis secara detail untuk menyempurnakan penjelasanmu untuk mempresentasikannya nanti’’ ujar dosennya
‘’baik pak’’ balasnya
Zizi pun mengumpulkan informasi dari desa nya dan mencari solusi serta menganalisis tentang yang berkaitan dengan judul karya tulis ilmiahnya.
Dug.. dug .. dug .. sesekali ia meletakkan tangan nya di dada merasakan detak jantung nya yang begitu cepat, tak kuasa menerima hasil pengumuman nanti. Kemudian Zizi pun menelpon kakaknya dan memberitahu ajang perlombaan nya dan tepat dihari itupun pengumumannya, respon sang kakak yang tak menyulutkan keyakinannya sehingga Zizi memberanikan diri ke ruang dosen pembimbing karya tulis ilmiahnya ,
‘’Assalamu’alaikum pak’’ sapanya
‘’Wa’alaikumussalam , ia silahkan masuk ‘’tegas dosennya
‘’e . ee.. e maaf pak saya ‘’ ucap nya terbata-bata
‘’Zizi apa yang akan kamu lakukan jika hasil karya ilmiahmu gagal lagi ‘’ potong sang dosen
‘’saya sudah siap jika itu hasilnya pak, masih ada cara lain untuk memajukan desa saya ‘’ujarnya (sambil menundukkan kepalanya)
‘’dan karya tulis ilmiah kamu inilah yang akan mengantarkanmu untuk memajukan desa seperti yang kamu impikan ‘’ (sambil memberikan surat keterangan hasil pengumuman)
‘’maksud bapak ? ‘’ penuh tanya (sambil membuka suratnya) . ‘’Alhamdulillah ya Rahman , saya tak mampu berkata apapun pak ‘’ ucapnya sambil menangis haru
‘’ selamat Zizi,dari pesan-pesan keluargamu sampai terbentuk nya mental yang luar biasa pada dirimu kini telah benar-benar terapresiasikan dengan baik, sekali lagi Selamat’’ ujar sang dosen (sambil berjabat tangan dengan Zizi
‘’terimakasih pak, ini tak lepas dari keterlibatan bapak untuk mensukseskan karta tulis ilmiah ini’’ balas nya dengan tersenyum
            Zizi kini tumbuh menjadi perempuan dewasa yang kaya akan pengalaman entah pahit ataupun manis ia rasa inilah kehidupan yang penuh warna dan makna, ia mendapat dana dari kementrian pertanian dan drijten peternakan untuk mengembangkan usaha di desanya serta ia diangkat sebagai ketua umum dari pengembangan usaha swasembada khusus nya bidang peternakan . Dengan inilah ia kembali dipercaya masyarakat sekitar khusus nya para pelanggan yang dulu sempat kecewa namun berbalik cerita kini semua penduduk desa nya sangat bangga akan usaha Zizi yang berhasil menjadi anak muda berbakat yang menjadikan desa nya sebgai kiblat dan pusat usaha peternakan yang maju dan berkualitas tinggi , serta Zizi pun menjadi delegasi dari kampusnya untuk mewakili konferensi di University of Sidney yang tentunya ia membawa nama harum kampus serta bangsa Indonesia disana. Kegagalan, keletihan, kemauan,pantang menyerah, tak henti berlatih , tak urung semangat dan keyakinan merupakan bumbu kesuksesan .

SELESAI

Prngirim :
Mega Novitasari
Asal kec karangpucung, kab cilacap
Mahasiswi di IAIN Purwokerto, prodi bimbingan konseling islam

Name

berita aswaja,1,Download Sholawat Mp3,3,Fadilah Ibadah,5,fiqh pemuda,1,Lirik Sholawat,61,Nasihat,42,pilihan,47,Sholawat,12,
ltr
item
Haedar Alwi Assegaf: Cerpen Tengah ada harapan
Cerpen Tengah ada harapan
Cerpen Tengah ada harapan
https://2.bp.blogspot.com/-6j-euqXfwxw/WHMY4TCrsCI/AAAAAAAAANQ/rjv0-Yhi3HYqULlkgOd-rV0lvyiLJj-bQCK4B/s640/15894666_966555560143033_2740908332277085574_n.jpg
https://2.bp.blogspot.com/-6j-euqXfwxw/WHMY4TCrsCI/AAAAAAAAANQ/rjv0-Yhi3HYqULlkgOd-rV0lvyiLJj-bQCK4B/s72-c/15894666_966555560143033_2740908332277085574_n.jpg
Haedar Alwi Assegaf
http://www.haedaralwi.com/2017/01/cerpen-tengah-ada-harapan.html
http://www.haedaralwi.com/
http://www.haedaralwi.com/
http://www.haedaralwi.com/2017/01/cerpen-tengah-ada-harapan.html
true
7563302397325140630
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy