Hebatnya Sholawat Nariyah

Sholawat Nariyah


Hebatnya Sholawat Nariyah

Di ceritakan segerombalan santri, yg sedang menuntut ilmu di sebuah pesantren di daerah purwokerto. sebut saja KOKAJI : Komunitas Kamar Siji , kamar segerombaln santri ini yg dimana mereka ini hidup, tidur, makan bersama. Pada saat itu setelah UN, mereka ingin berlibur, tp karna di pesanten belum boleh utk pulang apa lagi pergi. Tapi pd saat itu keluarga ndalem akan pergi ke Jakarta, di saat itulah segerombolan santri itu ,sebut saja bibbe, jirkam, pulung, ceper, minal, asnawi, dan gemblung  merencanakan sesuatu.
Dan saat Keluarga ndalem pergi ke Jakarta, santri-santri inipun beraksi sesuai yg di rencakan sebelumnya yaitu bolos dari pondok untuk ke jogja :D . akhirnya persiapanpun di siapkan, dan yg utama adalah sangu , karna pas pd waaktu itu awal bulan santri’’ ini di titipin uang utk bayaran pondok tp karna nakalnya sntri uang itupun di pakai dulu utk ke kogja. :D Segerombalan santri itupun beraksi utk menuju ke jogja.
Kisah awal , mereka menuju setasiun  utk naik kereta menuju jogja, sambil menunggu kereta datang adzan maghribpun berkumandang, dan setelah sholat kamipun membaca sholawat nariyah seperti halnya yg di ajarkan abah di pesantren , setelah sholt selesai keretapun sudah di depan mata, dan akhirnya mereka bergegas masuk kereta, setelah merka masuk di kereta semua, secara sepontan mereka di marahi dan di usir dari kereta itu , karna di sebabkan tak punya tiket :D akhirnya mereka duduk di luar , sambil membca sholawat nariyah bersama, karena mereka ingat ngendika abah ‘’ sholawat nariyah itu karomahnya sangat banyak’’ dan secara sepontan ada temennya bibbe, panggil saja bagol dia bekerja di stasiun itu dan jabatanyapun udh tinggi, bagol berkata “lagi apa bib’’, bibepun menjawab ‘’ iki mau k jogja, naik kereta sampe kroya moso nda boleh sma satpam itu’’ akhrinya bagol itupun mendekati satpam itu , entah dia bilang apa, dan akhirpun kami di bolehkan utk naik kereta itu, dan segerombolan santri itu bergegas berlali menuju kereta itu, setelah sudah masuh semua, mereka dengan tenang , santai dan beryukur sdh bisa memasuki kereta itu.
Pada saat itu perasaan ada yang beda di dalam kereta itu, kereta itu terasa sepi sekali, dan ternyata bahwa kereta yg mereka naiki adalah kereta yang mau di parker, sedangkan kereta yang awal sudah jalan. :( 
Akhirnya mereka berjalan, dari langkah kebersamaan itu hingga jarak berkilo-kilo mereka tak mersakan lelah sedikitpun , akhirnya sampai di perempatan lampu merah Tanjung, mereka ikut truck yg memperbolehkan naik tp truck itu hanya sampai sokaraja saja. Dalam perjalanan mereka , niat mereka itu tdk akan mengeluarkan uang, walaupun dgn sangu banyak, niatnya hanya utk berbelanja di jogja. Dengan tidak sengaja ketemu tman lama, dia sedang jual roti bakar, dan tak segan’’ merekapun di tawarin, sambil berucap ‘’ kebeneran iki lagi kencot’ :D
Lanjut perjalanan, akhirnya mereka naik truck kembali dari sokaraja sampai di tengah’’ hutan di daerah banyumas, karna truck itu rumahnya di sekitar hutan itu, akhirnya mereka berjalan lagi, tak terasa sudah tengah malam, kabutpun sudah mulai menyelimuti, taka da satu orangpun yg kelihatan di situ, truck dan mobil’’pun sangat kencang dlm mengemudi, sehingga salah satu rombongan santri itupun menyetop taka da yg mau berhenti.

Merekapun mulai pasrah mau di lanjut jalan kaki badan sudah mulai lemas,akhirnya merekapun berhenti untuk beristirahat di depan suatu bengkel, tp beda dengan si gemblung dia masih semangat utk melanjutkan perjalanannya, gemblungpun berkata’’ ayo nariyahan mbok menawa lagi bejo’’ akhrinya merekapun nariyahan bersama dgn badan setengah lemes itu. Tapi memang benar sholawat nariyah itu sangat dahsyat karomahnya, ada sorotan lampu dari jarak jauh , yang ternyata itu truk besar yg menawarkan tumpangan dgn baik kpd mereka , dan akhirnya mereka semangat lagi untuk melanjutkan perjalananya meninggalkan hutan yg sepi itu.
Sampai di perempatan Buntu, mereka istirahat sejenak, karna dari sebagian mereka sdh ada yg ngantuk dan lemas, jadi dari sebagian mereka tidur di depan toko. Saat masa’’ mimpi datang tp  dengan nada mendadak dan suara keras ‘’woy tangi ayoo cepet’’ ternyata itu suara minal, bibe, jirkam dan pulunk, yg tiba’’ sdh d atas truk, tp yg lainya ceper, asnawi, gemblung itu baru setengah sadar, jd tak sempat utk ikut. Akhrinya truk itupun jalan, ceper, asnawi, gemblungpun ketinggalan.

Didalam truk si bibe, minal, jirkam, pulunk mersakan hal yg tidak enak. Tp hal itu memang benar, ternyata yg nyupir itu sedang mabuk trlihat dari nyetirnya ogel-ogelan dan cepet sekali, merekapun selalu ingat apa kt abah “sholawat nariyah’’ akhrinya mereka baca bersama, dan tiba’’ truk itu berhenti di tengah jalan, yg sepi sekali, dgn d selimuti dinginnya malam, di situ si bibe, minal, jirkam, pulunk di turunkan. Akhirnya mereka melanjutkan jalan kaki dgn memikirkan si gembung,asnawi dan ceper yg ketinggalan tadi. Langkah demi langkah di jalani, tak lama kemudian dari belakang terdengar suara jeritan dan klokason , yg tak di sangka itu adalh ceper, asnawi yg sdg naik di atas truk bersama si gemblung .  Trukpun berhen , si bibbe, pulunk, jirkam, minalpun ikut naik, dan akhirnya mereka berkumpul bersama lagi. Di saat itu bibe bertanya dgn heran, ‘’bisa ya kumpul lagi’’ mereka serentak menjawab ‘’sholawat nariyah’’ canda tawa kebersamaan merekapun terkumpul lagi. Dan pada saat perjalanan itu mereka melihat ada sebuah truk yg mengalami kecelakaan, apakah truk itu yg td di naiki bibe, pulung, minal, jirkam atau bukan, karna pd saat itu malam jadi kurang jelas, tp merekapun khuznudzon dan mendoakan semoga tdk ada apa’’.
Berhenti pada suatu tempat, yg mungkin itu tempat peristarahatan para truck’’, di situ merekapun istrahat sejenak.
Adzan subuh berkumandang, menggugurkan kewajibanya, dan seperti biasa membaca jurus andalanya ‘’Sholawat Nariyah’’ stelahsholat. Perjalananpun di lanjutkan dengan berjalan kaki dgn suasana segar , udara sejuk. Tak terasa langkah mereka sudah berkilo’’ dan terlihat pada wajah mereka yg merasa kelelahan dan mengantuk. Akhirnya merekapun istirahat pd suatu rumah yg besar dan mewah, tp mereka tdk isitirahat di dalam rumahnya melainkan hanya di terasnya saja. Mungkin karna capenya mereka langsung tertidur, mimpi-mimpipun sudah datang dalam tidurnya, tapi saat mimpi yg indah itu datang , tiba juga datang seorang dengan suara keras , lantang, yg ternyata itu slh satu penghuni rumah itu, yg dmn mereka itu di usir dari tempat itu. Dgn mimpi indah dlm tidurnya yg belum selesai bibbe, pulunk, jirkam,ceper, minal,asnawi, gembung beranjak dari rumah itu dan di pinggr jalanpun jadi untuk tempat tidur utk melanjutkan tidurnya.
Sekitar 1 jam lebih mereka tertidur pulas di pinggiran jalan,suara truk-truk besar dan bus sudah mulai rame melintas di jalan itu, akhirnya merekapun terbangun.
Di saat itu mereka mendapatkan kabar, bahwa keluarga ndalem itu mau pulang tak jadi pergi ke Jakarta, akhrinya mereka yg sudah sampe tengah perjalanan bingung mau pulang atau lanjut, karna sudah setengah perjalanan. Tp kalaupun tak pulang takut kena taziran.
Akhirnya merekapun mengeluarkan jurus andalanya, yaitu ‘’sholawat nariyah’’ dengan metode apabila bacaan sholawat nariyah ini selessai pada bis yg lewat arah purwokerto atau bis arah ke jogja itulah yg akan mereka naiki.
Dan sholawat nariyahpun mereka baca bersama, dan pas selesai baca yg datangpun bis arah purwokerto, mungkin mereka memang tandanya suruh pulang. Akhirnya merekapun pulang dgn mengeluarkan uang yg pertama kali yg niatnya uangnya utk berbelanja di jogja akhirnyapun keluar sedikit utk mmbayar bis, ya mungkin emang itu uang amanat utk bayaran di pesantren yg hrs di bayarkan. Dalam perjalanan merekapun selalu memakai jurusnya ‘’sholawat nariyah’’ karna takut sampai di penjara suci yg penuh berkah itu keluarga ndalem lebih duluan nyampe.
Sampai di pesantren, memang benar jelang beberapa menit, keluarga ndalem baru sampai dan akhirnya merekapun lega karna taakut ken taziran atau hukuman, dan akhirnya mereka isitrahat kembali karna capenya dgn suara kebersamaan yg lambat berucap..’’Allohumma sholli sholatan…..''
Disitulah dahsyatnya Sholawat Nariyah, apabila di amalkan kanti tenan dan yakin insyaAlloh jalanpun akan di mudahkna… bersambung

KOKAJI : Komunitas Kamar Siji 2012
Alamienpwtewetan
Name

berita aswaja,1,Download Sholawat Mp3,3,Fadilah Ibadah,5,fiqh pemuda,1,Lirik Sholawat,61,Nasihat,38,pilihan,47,Sholawat,12,
ltr
item
Haedar Alwi Assegaf: Hebatnya Sholawat Nariyah
Hebatnya Sholawat Nariyah
Sholawat Nariyah
https://1.bp.blogspot.com/-opvRpet45jM/WBgoFRBZBaI/AAAAAAAAAIQ/kC9-YPDE3fMq-qMSyPHhtYWwg0OZITY-QCK4B/s400/IMG_8370.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-opvRpet45jM/WBgoFRBZBaI/AAAAAAAAAIQ/kC9-YPDE3fMq-qMSyPHhtYWwg0OZITY-QCK4B/s72-c/IMG_8370.jpg
Haedar Alwi Assegaf
http://www.haedaralwi.com/2016/10/kisah-santri-dgn-jurusnya-sholawat.html
http://www.haedaralwi.com/
http://www.haedaralwi.com/
http://www.haedaralwi.com/2016/10/kisah-santri-dgn-jurusnya-sholawat.html
true
7563302397325140630
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy